- Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat.
- Asam urat sebenarnya merupakan hasil akhir dari metabolisme purin. Purin dapat berasal dari makanan dan dari sel tubuh sendiri. Umumnya darah manusia dapat menampung asam urat sampai tingkat tertentu. Normal kadar asam urat dlm darah manusia untuk pria umumnya 7 mg/dl, sedangkan pada wanita rata - rata dibawah 6 mg/dl. Tetapi bila kadarnya melebihi standar tersebut maka darah tidak mampu lagi menampung asam urat dan harus dibuang ke berbagai organ terutama yg paling banyak ke sendi, ginjal, ujung jari kaki dan tangan. Asam urat yang mengendap pada organ tertentu membentuk kristal asam urat.
- Asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).
- Asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih.
- Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.
- Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
- Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.
- Penyakit asam urat berasal dari kata acid (= asam) dan uric (urate) dan kita menyebutnya asam urat. Menurut Mathews (1991), dalam bukunya Biochemistry, asam urat dihasilkan oleh setiap makhluk hidup sebagai akibat proses metabolisme utama yaitu proses kimia dalam inti sel yang berfungsi menunjang kelangsungan hidup. Proses dimulai dari makanan berupa karbohirat, protein, dan selulosa (serat) melalui jalur proses kimia yang akan menghasilkan tenaga (energi).
- Kesemutan dan linu
- Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
- Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
- Dari The Merc Index an Encyclopedia of Chemicals and Drugs menyatakan asam urat sebagai suatu senyawa alkaloida turunan purin (xantbine atau ksantin). Senyawa yang ditemukan pertama kali oleh Scheele pada tahun 1776 ini merupakan produk akhir dari metabolisme nitrogen pada burung dan hewan melata. Ia bisa ditemukan pada hasil ekskresi kedua jenis hewan tersebut dan pada urine hewan pemakan daging.
- Dibawah mikroskop kristal urat menyerupai jarum-jarum renik yang tajam. Secara medis, kelebihan kadar asam urat dalam darah akan menyebabkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh kapiler darah. Bila sendi bergerak, kristal-kristal tersebut saling bergesekan sehingga menimbulkan rasa nyeri. Demikian juga jika kristal mengendap di pembuluh kapiler darah. Saat melakukan aktivitas, ia akan tertekan ke dinding pembuluh darah kapiler dan ujung kristal yang runcing menusuk-nusuk dindingnya. Penumpukan kristal asam urat kronis pada persendian menyebabkan cairan getah bening yang berfungsi sebagai pelumas lubricant) kehilangan fungsi. Alhasil, persendian tak dapat digerakkan. Ini sering terjadi pada lansia karena kelebihan asam urat yang tidak dihiraukan. Asam urat yang menumpuk di ginjal dapat mengkristal menjadi batu ginjal, demikian juga pada bagian organ tubuh lainnya.
Bagaimana Penyakit ini bisa muncul
- Pemicu asam urat adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin.
- Tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.
- Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.
- Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa.
- Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.
- KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.
- Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.
- Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa.
- Asam Urat yang berlebihan dapat terjadi karena karena adanya gangguan fungsi hati yang memproduksi asam urat terlalu berlebihan. Asam urat juga bisa terjadi karena gangguan fungsi ginjal, sehingga pengeluaran asam urat tidak sempurna.. Gangguan pada penyaringan asam urat oleh ginjal ini dapat pula disebabkan penggunaan obat-obat tertentu yang mempunyai efek samping menurunkan pengeluaran asam urat, misalnya obat diuretik (obat yang merangsang pengeluaran air seni lebih banyak), aspirin serta beberapa obat-obat anti tuberculosis. Sebab lain antara lain: keturunan, gangguan fungsi kelenjar gondok (hipotiroid) dan sebagian lagi tidak diketahui sebabnya.
- Produksi asam urat berlebihan dapat pula disebabkan karena faktor dari luar yaitu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purine tinggi. Makanan yang banyak mengandung purine/asam urat antara lain ikan asin, sardin, makanan dari bahan ragi (misalnya roti, tape), kerang, kaki dan moncong kambing (kikil), udang, kepiting, daging rusa, sosis dan makanan dalam kaleng. Asam urat juga terdapat pada kembang kol, bayam, daun singkong, melinjo, asparagus, otak, ginjal, hati (jeroan umumnya), kacang-kacangan (termasuk kacang polong), jamur, daging bebek, bir, anggur serta minuman beralkohol lain meningkatkan produksi asam urat dan menurunkan pengeluaran asam urat melalui ginjal.
- Sedang faktor dari dalam tubuh yaitu karena pemecahan purine pada tubuh yang berlebihan, misalnya disebabkan karena adanya proses keganasan penyakit atau akibat pengobatan untuk mematikan sel-sel ganas. Sebagian kecil disebabkan pula karena gangguan enzym yang mengatur metabolisme purine.
- Kombinasi kedua diatas, antara lain minuman beralkohol, akan meninggikan kadar asam urat karena meningkatnya metabolisme purine serta mengganggu fungsi ginjal dalam pengeluaran asam urat. Olahraga/kerja berlebihan atau terlalu berat dapat menyebabkan peningkatan metabolisme purine dan menurunkan pengeluaran asam urat melalui urine, sehingga kadar asam urat dalam darah berlebihan.
Pencegahan
Bagaimana mencegah penyakit asam urat
Pengobatan
Penanggulangan secara medis
Penanggulangan atau pencegahan secara medis terhadap rasa nyeri pada persendian ini belum begitu banyak dilakukan, karena tidak ada obat-obatan yang dapat mengurangi kadar asam urat yang berlebihan dalam darah. Secara medis diusahakan untuk mengurangi rasa nyerinya dengan pemberian obat analgetik (penghilang rasa sakit) atau krim analgesik (obat gosok) untuk mengurangi rasa nyeri. Kadang-kadang diberikan diuretik untuk memperbanyak keluarnya cairan dalam tubuh dengan harapan sebagian asam urat akan keluar bersama cairan tersebut. Walaupun demikian, berdasarkan penelitian telah ditemukan senyawa-senyawa kimia yang dapat menekan terjadinya asam urat dalam tubuh. Hiperurikemia, Pengertian dan Pencegahannya
- HIPERURIKEMIA adalah suatu keadaan kadar asam urat di dalam darah meningkat melebihi nilai normal. Kadar asam urat normal berkisar antara 2,4-6,0 mg/dL untuk perempuan dan 3,4-7,0 mg/dL untuk laki-laki.
- Salah satu senyawa yang memiliki peranan penting dalam menentukan kadar asam urat di dalam darah adalah purin. Purin adalah senyawa yang mengandung nitrogen dan dihasilkan oleh sel-sel yang berada di dalam tubuh (endogen) atau berasal dari luar tubuh kita, seperti makanan yang mengandung purin (eksogen). Asam urat adalah produk akhir metabolisme purin yang terjadi di dalam tubuh manusia. Semakin tinggi kadar purin maka semakin tinggi pula kadar asam urat yang terbentuk.
- Dua per tiga dari total asam urat yang berada dalam tubuh dihasilkan secara endogen dan sisanya melalui makanan yang dikonsumsi. Sedangkan 70% dari asam urat yang terbentuk dikeluarkan dari dalam tubuh melalui ginjal (air seni) dan sisanya melalui sistem pencernaan (tinja).
Faktor Penyebab
Tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurikemia) dapat disebabkan oleh:
1. Peningkatan produksi asam urat yang dihasilkan oleh purin.
2. Fungsi ginjal yang menurun sehingga tidak bisa memetabolisme dan mengeluarkan asam urat dengan baik dari dalam tubuh.
3. Kondisi penyakit yang diderita sebelumnya seperti penyakit keganasan (kanker), diabetes melitus (kencing manis) dan gagal ginjal.
4. Obat-obatan tertentu yang secara rutin dikonsumsi.
- Kadar asam urat yang berlebihan di dalam darah (> 7 mg/dL) dapat berakumulasi di dalam jaringan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan batu ginjal dan artritis gout (pembengkakan sendi karena penumpukan kristal asam urat di sendi). Namun keadaan ini tidak terjadi pada setiap orang yang memiliki kadar asam urat yang tinggi. Hanya sekitar 20% dari populasi dengan hiperurikemia yang mengalami keadaan ini.
- Penderita dengan hiperurikemia terkadang tidak memiliki keluhan yang bermakna. Namun jika terdapat rasa nyeri pada daerah pinggang yang menjalar ke arah belakang atau perut bagian bawah disertai nyeri saat berkemih dan warna air seni kemerahan, keluhan ini dapat dicurigai ke arah terbentuknya batu ginjal.
- Sedangkan jika mulai timbul pembengkakan sendi biasanya pada ibu jari kaki, disertai rasa nyeri, kemerahan, dan rasa hangat bila disentuh, keluhan ini dapat dicurigai akan terjadinya artritis gout -- walaupun terkadang pada penderita dengan artritis gout tidak tampak adanya peningkatan kadar asam urat.
Secara Teratur
- Memiliki pola hidup yang sehat seperti secara teratur berolahraga, menjaga berat badan seimbang, mengurangi konsumsi kafein dan alkohol, istirahat yang cukup, dan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar purin yang rendah, dapat membantu menjaga kadar asam urat dalam darah dalam batas normal.
- Makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi antara lain jeroan (contoh: hati, usus, paru), daging, minuman beralkohol, asparagus, bayam, kembang kol, jamur, kacang polong, ikan asin, dan ikan sarden. Makanan yang mengandung kadar purin yang rendah adalah sereal, pasta, susu, telur, selada, tomat, sayuran hijau, buah-buahan dan minuman berkarbonasi.
Sumber:
- http://sofianonline.com/asam-urat-definisi-pencegahan-dan-pengobatan
- http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/64-asam-urat.htm
- http://givangkara.multiply.com/journal/item/26/Asam_Urat
- http://www.indoforum.org/showthread.php?t=69013
No comments:
Post a Comment